Artificial Intelegence di Sulawesi Utara: Akankah Membunuh atau Menciptakan Lapangan Pekerjaan?

 

AI (Artificial Intelegence) kini menjadi pusat perhatian bagi banyak orang, terlihat dari berita-berita viral yang melibatkan teknologi ini. AI sendiri merupakan pengembangan sistem komputer yang dapat meniru kemampuan kognitif manusia sehingga dapat membantu menyelesaikan tugas manusia. Berbagai penerapan AI sudah banyak terlihat, seperti adanya chatbot, pemrosesan bahasa alami, dan sebagainya. Akses terhadap teknologi ini pun semakin terbuka lebar.

Keuntungan dari AI yang dapat mempercepat pekerjaan dan meningkatkan produktivitas manusia pun menjadi opsi bagi pemerintah untuk menerapkannya pada pengembangan daerah dari berbagai sektor. Salah satu contohnya pada sektor keamanan ialah pengawasan lalu lintas. Kemudian ada juga penerapan teknologi penginderaan jauh dan machine learning untuk memantau pertanian.

Di Sulawesi Utara sendiri implementasi AI pada berbagai sektor belum begitu terlihat. Ini ditunjukkan dari infrastruktur yang belum banyak melibatkan AI. Meski demikian, penduduk Sulawesi Utara dengan usia 5 tahun ke atas yang dapat mengakses internet ialah 61,63 persen dengan 98,66 persennya mengakses dari ponsel. Ini menunjukkan potensi AI untuk masuk dan terus berkembang pada berbagai bidang. Namun, bagaimana jadinya jika semua infrastruktur dan alat yang dipakai masyarakat sudah berbasis AI? Bagaimana nasib ketenagakerjaan di Sulawesi Utara?

Dengan AI, menurut penelitian Brooking Institution pada 2019, terdapat 36 juta orang yang tergantikan pekerjaannya oleh otomatisasi dengan 70 pekerjaan mereka dilakukan oleh teknologi ini. Pemerintah harus mempertimbangkan dengan baik di sektor mana AI lebih optimal diterapkan atau dikembangkan. Dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 6,19 persen pada Februari 2023 (BPS Sulawesi Utara), penerapan AI yang salah dapat saja memperburuk kondisi ketenagakerjaan di Sulawesi Utara. Walaupun AI dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru, banyak pekerjaan juga bisa dihilangkan oleh AI.


Comments

Popular Posts